A-Blog!

All about my special moments, stories, thoughts, or anything.
Tampilkan postingan dengan label Lomba. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Lomba. Tampilkan semua postingan

29/04/14

[INFO LOMBA] - PHARMACEUTIC 2014 (Lomba Desain Poster dan LCC)

Dalam rangka Hari Palang Merah, Himpunan Mahasiswa Farmasi (HMF) FK Untan mengadakan rangkaian kegiatan, seminar dan lomba nih... Kegiatan ini namanya PHARMACEUTIC (Pharmacist Champion for Appreciation of Celebration of World Health Day in Action) 2014.

Lomba yang diadakan yaitu:
1. Lomba Desain Poster (untuk SMA/se derajat) Tingkat Kota Pontianak

2. Lomba Cerdas Cermat (untuk Mahasiswa Kesehatan) Tingkat Kota Pontianak


Kegiatan-kegiatan PHARMACEUTIC 2014 ini berlangsung selama dua hari (10-11 Mei 2014) loohh....
Sabtu, 10 Mei 2014
1. Seminar PMI tentang Pertolongan Pertama Gawat Darurat yang akan diikuti oleh mahasiswa/i kesehatan se-kota Pontianak, bertempat di Amphiteatre FK Untan (GRATIS!)
2. Lomba Cerdas Cermat

 Minggu, 11 Mei 2014
Pharmaceutical Care (PC) adalah kegiatan yang dibuka untuk masyarakat umum, bertempat di GOR Pangsuma. Di booth PC nantinya akan ada:
1. Cek Tekanan Darah
2. Cek Gula Darah
3. Pemajangan Lomba Poster
4. Kampanye Informasi Obat
5. Donor Darah


Jadi, jangan sampe kelewatan yaaaa kegiatan dan lombanya! Infokan ke orang-orang terdekat yaa...
Yuk buruan daftar lombanya! ;)

21/12/13

Inovasi Konsep E-Learning Untuk Tingkatkan Minat Siswa


Teknologi Informasi dan Komunikasi yang semakin canggih dapat dimanfaatkan dalam dunia pendidikan. Salah satunya ialah melalui metode berbasis media elektronik, yaitu metode E-Learning (Electronic Learning). Dengan metode E-Learning, guru dituntut untuk lebih kreatif dan inovatif dalam penyampaian materi ajar, sedangkan siswa diharapkan dapat lebih aktif dan kritis dalam menanggapi suatu materi pembelajaran. Suatu penelitian membuktikan bahwa metode pembelajaran dengan E-Learning dapat meningkatkan daya serap siswa sekitar 70-80%, sedangkan dengan metode pembelajaran biasa / konvensional hanya sebesar 30%. Perbedaan yang signifikan ini semestinya dapat menjadi pemicu untuk pengembangan, penyempurnaan, serta pengaplikasian metode E-Learning dalam sistem pendidikan di sekolah. Selain fasilitas yang memadai, konsep yang matang dan jelas juga menjadi salah satu penentu keberhasilan penerapan metode ini. Konsep tersebut harus dikemas secara menarik untuk meningkatkan minat belajar siswa, sehingga nantinya tujuan yang diharapkan pun dapat tercapai.

Adapun konsep pembelajaran dengan media elektronik yang mungkin dapat diterapkan bagi pengajar di sekolah adalah sebagai berikut.

1. Penyampaian materi ajar di kelas
Guru menyampaikan materi ajar di kelas menggunakan alat peraga atau slide Power Point yang ditayangkan menggunakan proyektor. Alat peraga dan slide memungkinkan siswa untuk lebih memahami materi yang disampaikan. Guru juga dapat menyambungkan koneksi internet saat kegiatan pembelajaran berlangsung untuk memperoleh informasi tambahan yang berkaitan dengan materi. Jika terdapat fasilitas komputer dan internet untuk masing-masing siswa dikelas, guru dapat mengajukan beberapa pertanyaan kepada siswa, kemudian siswa dipersilahkan untuk menemukan jawabannya di internet. Hal ini tentunya dapat meningkatkan jiwa kompetisi dan memperluas wawasan siswa.

2. Kuis melalui media jejaring sosial
Pada malam hari, guru mengadakan kuis yang berkaitan dengan materi ajar yang sebelumnya telah disampaikan pada pagi/siang harinya. Kuis dapat dilakukan melalui media jejaring sosial seperti facebook atau twitter. Kuis terdiri dari beberapa pertanyaan yang diberikan guru lewat tweet pada twitter, atau status pada grup facebook. Siswa yang mampu menjawab pertanyaan-pertanyaan dengan cepat dan tepat, diberikan reward yang diserahkan pada pertemuan selanjutnya. Reward dapat berupa nilai tambah ataupun barang, sesuai kesepakatan guru dan siswa. Kuis ini diadakan setiap minggunya. Sehingga, dengan cara ini diharapkan dapat meningkatkan minat belajar siswa, dan secara tidak langsung, siswa mengulang materi yang telah diajarkan.

3. Pemberian materi melalui email
Sebelum masuk ke pertemuan selanjutnya, guru memberikan materi ajar melalui email kepada seluruh siswa. Pada awal pertemuan, guru melakukan pre-test untuk mengetahui seberapa jauh pengetahuan siswa mengenai materi yang akan disampaikan. Dengan konsep ini, diharapkan siswa telah mengetahui dasar-dasar materi, sehingga untuk pendalaman materi selanjutnya akan lebih mudah dimengerti. Email juga dapat digunakan untuk pengumpulan tugas-tugas seperti makalah, sehingga tidak lagi memerlukan hardcopy. Dengan demikian, konsep ini merupakan konsep yang ramah lingkungan karena meminimalisir penggunaan kertas (paperless).

4. Rangkuman materi ajar menggunakan Blog
Setiap bulannya, siswa diwajibkan untuk merangkum materi ajar yang telah diberikan selama satu bulan, dan mempostingnya melalui blog pribadi. Rangkuman materi yang terbaik berdasarkan kriteria yang ditentukan oleh guru, berhak memperoleh reward berupa nilai tambah ataupun barang. Dengan konsep ini, siswa diharapkan mampu merangkum materi ajar dengan pemahaman siswa masing-masing, kemudian sesama siswa dapat saling berbagi dan berdiskusi mengenai pemahaman mereka.


Konsep-konsep diatas ditujukan kepada siswa SMP ataupun SMA dan kurang tepat jika diterapkan pada siswa SD. Konsep ini memerlukan media jejaring sosial, dimana terdapat batasan umur untuk penggunaannya. Pengawasan terhadap siswa juga penting dilakukan agar tidak terjadi penyalahgunaan. Beberapa hal yang dapat menunjang konsep tersebut antara lain pengetahuan guru maupun siswa mengenai internet dan fasilitas di sekolah serta rumah siswa yang memadai. Oleh karena itu, sebelum penerapannya, diperlukan sosialisasi metode E-Learning kepada guru maupun siswa dan pengadaan fasilitas yang mendukung metode tersebut. Konsep diatas dapat dikembangkan menjadi lebih baik dan menarik sesuai dengan kreativitas guru sebagai pengajar. 

#Memperingati Hari Guru 25 November. Guru, Pahlawan Tanpa Tanda Jasa :)

20/12/13

Tingkatkan Mutu Pendidikan, E-Learning Jadi Jawaban


Perkembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), mampu mempengaruhi berbagai aspek kehidupan manusia di era modern seperti sekarang ini. Berbagai dampak positif maupun negatif bermunculan seiring dengan tingginya penggunaan TIK. Pengguna yang bijak tentu mampu mengekplorasi dan memanfaatkan TIK untuk hal-hal yang positif, serta mampu menghindari terjadinya penyalahgunaan. Salah satu contoh pemanfaatan kecanggihan TIK, sedang digalakan saat ini dalam dunia pendidikan, yaitu metode pembelajaran E-Learning.

Metode E-Learning (Electronic Learning) merupakan suatu angin segar dalam dunia pendidikan. Metode ini diharapkan mampu meningkatkan mutu pendidikan dan minat belajar siswa. Metode E-Learning adalah konsep belajar-mengajar dimana dalam penyampaiannya memanfaatkan kecanggihan TIK yaitu media elektronik seperti internet, audio/video tape, dan lain-lain. Metode ini memungkinkan guru untuk lebih variatif dan kreatif dalam menyampaikan materi ajar sehingga murid mampu menyerap pembelajaran dengan lebih baik. Metode E-Learning sangat fleksibel karena tidak terikat waktu maupun jarak.

Dengan metode E-Learning, aktivitas belajar-mengajar antara siswa dan guru akan dapat tetap berjalan walaupun tanpa tatap muka langsung. Guru yang berhalangan hadir di kelas, tidak lagi menjadi suatu hambatan, sebab guru dapat mengajar dan berinteraksi dengan siswa dari jarak jauh melalui media internet. Penggunaan media internet ini juga memungkinkan guru untuk melakukan pengajaran secara paralel (lebih dari satu kelas secara bersamaan), sehingga akan menjadi lebih efisien.

Selain itu, dengan media internet, diharapkan siswa dapat dengan mudah mengakses informasi tambahan yang berkaitan dengan materi ajar saat kegiatan belajar-mengajar berlangsung. Hal ini dapat melatih siswa untuk tanggap dan kritis terhadap informasi yang baru diperoleh. Guru juga dapat menstimulasi siswa untuk memperluas wawasan dan melatih kreativitas mereka melalui tugas-tugas yang memerlukan media internet.

Selain media online seperti internet, metode E-Learning juga dapat menggunakan media offline seperti audio/video tape. Perekaman suara maupun video saat kegiatan belajar-mengajar berlangsung dikelas, akan sangat bermanfaat bagi siswa ketika akan mempelajari kembali bahan ajar tersebut. Hal ini dapat meningkatkan daya ingat dan pemahaman siswa. Selain itu, siswa yang berhalangan hadir saat kelas berlangsung pun dapat memperoleh pembelajaran yang sama melalui rekaman suara maupun video tersebut.

Metode E-Learning ini tidak hanya dapat diterapkan intra-sekolah, namun juga inter-sekolah, sehingga dapat menjalin hubungan baik dan memudahkan dalam pertukaran informasi antar sekolah. Sekolah-sekolah tersebut nantinya diharapkan dapat saling bekerjasama dalam peningkatan mutu pendidikan.


Keberhasilan metode E-Learning sangat bergantung pada fasilitas pendukung yang ada disekolah, seperti jaringan internet dan media-media elektronik. Oleh karena itu, dibutuhkan kerjasama yang selaras dan sejalan antara pihak sekolah dengan pihak terkait untuk pengadaan fasilitas tersebut. Selain itu, pemahaman guru dan siswa tentang metode E-Learning juga penting untuk diperhatikan agar visi yang dituju dapat tercapai. Hal yang tidak kalah penting dalam pengoperasian metode E-Learning ini adalah pengawasan yang ketat terhadap guru dan siswa agar tidak terjadi penyalahgunaan. Metode E-Learning yang diterapkan secara baik dan benar dalam sistem pendidikan di Indonesia diharapkan dapat meningkatkan mutu pendidikan Indonesia secara umum, dan mutu pelajar secara khusus, yang pada akhirnya akan mampu bersaing secara global.

25/11/13

SMART REVIEW Mesakke Bangsaku PTK : Edukasi Berbalut Komedi

Ini adalah kali keempat saya meyaksikan event Stand Up Comedy (SUC) komik profesional secara live. Pertama kali yaitu saat komunitas @StandUpPTK mengadakan Stand Up Nite (SUN) 3 dengan guest stars @KemalPalevi dan @c_lontong (review disini); SUN 4 dengan guest stars @Adriandhy dan @adjisdoaibu (review disini); HUT Smanda 48 Edition dengan guest star @KemalPalevi (review disini); daaaan…. Stand Up Special #MESAKKEBANGSAKU Tour milik master @pandji dengan opener @davidnurbianto!!
Mesakke Bangsaku - Pontianak
191 hari yang lalu (sebelum hari H), saya lagi isengan baca TL twitter, Pandji mengumumkan Stand Up Special-nya yang ketiga (setelah Bhinneka Tunggal Tawa dan Merdeka Dalam Bercanda) dengan tajuk Mesakke Bangsaku (Kasihan Bangsaku) ini lewat twitternya. Saya ingat betul, sesaat setelah tweet itu muncul, saya langsung mention @StandUpPTK bertanya apakah Pontianak “kesinggahan” tur-nya Pandji. Padahal beberapa menit setelah itu Pandji lanjut mengumumkan kota-kota yang akan jadi sasaran tur-nya, daaaan….. pertanyaan saya terjawab sudah J
H-191

Saya sungguh excited menunggu event ini. Ini adalah Stand Up Special pertama yang diadakan di Pontianak! Terlebih lagi ini adalah tur komik favorit saya, seorang Pandji Pragiwaksono (gitu loh!)

23 November 2013. Saya tau ini hari bakalan spesial. Saya tidak mau melewatkan acara ini walau se-milisekon pun! (oke, lebay, stop it). Apalagi Pandji selalu mengingatkan kepada penontonnya di setiap kota bahwa acara akan dimulai on time, nggak pake nunggu! “Bukannya nggak mau nunggu yang telat, tapi mau menghargai yang tepat”, begitu kira-kira tweet Pandji. Salut! Sesuai dengan tag line @smartfrenworld sebagai sponsor utama Mesakke Bangsaku "We Live Smart and We Hate Slow". Yeah Pandji memang smart comic, dan Pandji hate slow, so please on time guys!  Selama ini kalau saya menghadiri suatu event (apapun itu) mesti nunggu massa dulu baru bisa mulai. Udah kayak angkot yang lagi ngetem, tunggu udah penuh baru berangkat! Nggak peduli meskipun ada penumpang yang lagi buru-buru, mau melahirkan, misalnya.

Saya pergi berlima dengan teman-teman saya, dan kami beruntung dapat tempat duduk di barisan kedua setelah undangan. Karena undangan kosong, alhasil kita jadi semakin terdepan dan terpampang nyata (kombinasi Syahrini naik motor). Dan sejujurnya, posisi ini bikin saya takut, takut kena riffing, sumpah. (Saya tau kebiasaan Anda, bung Pandji!).

Tepat pukul 19.00 WIB, acara dimulai dengan duo host kocak yang  sudah tidak asing bagi penikmat SUC Pontianak… Dialah……. @ipunkwahaha dan @jokodin (itu tuuuh, yang di ANTV, tokoh utama di serial RT Sukowi *lah jadi promo) Mereka membuka acara dengan meriah dan cukup membawa suasana malam itu. Kemudian dipanggilah (bukan oleh yang maha kuasa, tapi oleh host) komik local yang jadi opener Mesakke Bangsaku….dialah….@yeda_edtrias!!!
duo host


Sejujurnya, saya baru pertama kali menyaksikan komik yang namanya Yeda ini. Perawakannya seperti kombinasi antara Mo Sidik, Fico, dan Lolox (nah loh gimana tuh). Saya bisa merasakan saat bit-bit awal Yeda, masih kurang ngena, mungkin masih rada nervous (so pasti, secara ini Mesakke Bangsaku, gitu!). Tapi tengah kebelakang, Yeda sanggup menguasai panggung! Dan saya…..saya jadi korban riffing! Untungnya, saya dibilang “muka surga”, apesnya, cowok di kanan saya dibilang “muka neraka” (muahahaha).
Yeda, komik lokal opener Mesakke Bangsaku :O
Selanjutnya, duo host muncul lagi, kali ini mereka memanggil opener yang khusus diajak oleh Pandji, dia adalah komik bernama british berwajah Chinese berbahasa betawis, dialah….. David Nurbianto!!! Saya yakin Pandji tidak akan sembarang memilih dan mengajak komik untuk menjadi opener-nya. Jadi, pastinya David (atau dapit) ini adalah komik yang berkualitas. Sekitar 6 bulan yang lalu sejak Pandji mengumumkan opener-opener nya saat tur, saya langsung mencari tahu, siapakah gerangan sosok David ini. Dan saya sampai pada suatu kesimpulan bahwa, David adalah komik berciri khas yang mampu men-delivery materinya secara lugas, ditambah logat betawi kental dan ekspresinya yang mantep, tidak berlebihan tapi kompor gasss
Sorry bang dapit, gelap nih
Baru bit-bit awal, David sudah bisa menghasilkan gelegar tawa penonton. Saya sendiri ngakak pada bit pembuka-nya tentang kombinasi takbiran ala Chinese. Di sela-sela penampilannya malam itu, David banyak menyelipkan nasihat-nasihat buat penonton, namun dikemas secara jenaka. Seperti bit jangan melawan ibu. David bilang, “Lu jangan lawan ibu lu. Enyak gue udah nggak ada, gue nyesel. Gue kan juga pengen ngelawan kayak elu” Lahh JJ

Setelah David menutup penampilannya, saya makin tidak sabar menyaksikan sang empunya tur naik panggung. Selagi duo host memberikan beberapa info, seorang kru sibuk menaikkan kursi dan meja lengkap dengan air mineral dan cangkir kecil (sepertinya isinya kopi, atau sekoteng? Hehe). Dalam hati saya bilang, “wah bakalan seru nih, pasti lama nih sten ap nya, pake tempat duduk segala. Bisa jadi sit down comedy nih” (woy garing woy).

Dengan kaos putih berlogo Mesakke Bangsaku dan jas hitam, diiringi musik rap dan tepuk tangan penonton, Pandji bersemangat naik panggung, siap menjejalkan materi kepada penonton. Pandji membuka penampilannya malam itu dengan penjelasan bahwa dalam tur Mesakke Bangsaku ini, Pandji akan banyak berbicara mengenai persatuan. Saya pernah membaca salah satu postingan dalam blognya, bagaimana Pandji mempersiapkan materi Mesakke Bangsaku ini begitu serius dan matang, mengatur urutan-urutan tiap bit,  bahkan latihan berkali-kali agar pesan yang ingin ia sampaikan dapat diterima oleh penonton. Makanya nggak heran kalau materi Pandji terlihat siap dengan data-data statistik yang menyertai. Pandji banyak berbicara mengenai sulitnya persatuan diwujudkan di Indonesia karena seringnya terjadi penindasan kaum minoritas oleh kaum mayoritas. Saat membahas kaum gay sebagai minoritas di Indonesia, Pandji pun menunjuk korban riffing yang pertama, yang dari awal sampai akhir acara akan selalu kena singgung dan diberi nama baru : TUJUH! J (yang nonton akan tau mengapa). Korban itu tak lain dan tak bukan adalah, TEMAN SEKELAS SAYA. Bayangin gimana saya dan 4 orang teman saya begitu terpingkal-pingkal saat Pandji me-riffing nya. Terimakasih Pandji, kita sekarang punya panggilan baru buat teman kita itu J))
Berasa di teras rumah ya om Pandji! :))

Korban riffing kedua juga nggak kalah parah! Pandji membawa tas ransel seorang cowok ke atas panggung dan mengeluarkan isinya satu persatu! Paling pecah ketika Pandji menemukan hard disk 500GB, dan bilang “ntar yang mau minta bokep sama die nih!” x))
Barang-barang na'as milik korban :(

Pandji juga menyinggung masalah sistem pendidikan di Indonesia. Bagaimana terbaliknya sistem di Finlandia dan Indonesia (begitu pulang, saya langsung mencari tau hal ini). Pandji juga berbicara mengenai politik, mengapa kita harus melek politik, bagaimana peran dan pengaruh kita sebagai pemilih di pemilu 2014, dan apa yang harus kita lakukan agar tidak salah pilih? Jujur saja, berperan sebagai pemilih dalam pemilu 2014 adalah pengalaman pertama saya. Saya jadi banyak mendapat pencerahan tentang apa yang saya harus lakukan. Untuk memilih, kita harus kenal siapa yang dipilih. Lebih baik tidak memilih tapi mengerti daripada memilih hanya ikut-ikutan, itu kata Pandji. Bagaimana kita bisa kenal? Gunakan internet, cari tau track record mereka, main ke web www.ayovote.com J

Materi Pandji terdengar berat ya? Ah tenang aja. Pandji cakap dalam memgemas materi berat menjadi sesuatu yang mudah diterima dan dicerna. Toh, itu kan fungsi stand up comedy? J Setelah 1 jam lebih, Pandji akhirnya menutup penampilannya malam itu diiringi standing ovation dari penonton yang hadir. Seketika saya jadi merinding (loh kenapa jadi saya yang merinding? J. Itu saking kagumnya saya. Pandji memberikan hormat kepada penonton. Kemudian memberikan kesempatan 3 orang untuk bertanya mengenai materinya. Setelah sesi Tanya-jawab ini selesai, masuk ke sesi foto bareng. Saya sekalian minta tanda tangan di buku Berani Mengubah (sudah pernah saya review disini) dan Merdeka Dalam Bercanda (belum di review karena baru beli di venue, soalnya pesan di toko buku hampir 2 bulan gak dateng2 *lah jadi curhat). Pandji menuliskan nama saya di buku itu, “ini kalau ada K nya ditengah jadi AFRIKA dong”, katanya. Hahaha.
Acara selesai, saya pun pulang. Sepanjang perjalanan pulang saya jadi banyak mikirin materi-materi Pandji tadi (sumpah!). Betapa Mesakke Bangsaku ini, Bangsa Indonesia. Kita sebagai generasi muda, beberapa tahun lagi akan memimpin negeri ini dan mudah-mudahan bisa membawa bahtera bangsa ini ke arah yang lebih baik! (amiiin)
Well done, bro Pandji, well done!

Pose alay yang kurang all out bersama David Nurbianto ;)

Saya bangga, saya pulang tidak hanya dapat tawa, foto, dan tanda tangan saja, tapi juga dapat pandangan dan pengetahuan baru! Terimakasih Pandji, David, terimakasih komunitas Stand Up Comedy Pontianak, terimakasih Mesakke Bangsaku dan pihak yang mendukung, terimakasih @smartfrenworld J Semoga sukses buat Mesakke Bangsaku Makassar dan Jakarta! :)

Congratulations!
We live smart and we hate slow!

P.S: Sorry kalau kepanjangan, ini bukti bahwa saya nyimak acara dari awal sampai akhir :p

12/09/13

Balon Keceriaan (#PeopleAroundUs - #Day2)


Zaman sudah tergerus. Anak-anak lebih tertarik pada Angry Bird dalam gadget-nya ketimbang bermain bersama balon-balon gas berisi helium itu. Mereka tidak merasakan betapa menyenangkannya memiliki banyak balon dalam satu genggaman, memamerkan pada semua teman. Tidak pula merasakan ketika harus bersusah payah menggapai balon yang tersangkut di pohon. Tidak juga merasakan harus ikhlas merelakan balon yang terlepas dari tangan dan melesat ke awan, sembari tetap melihatnya terbang tinggi ke langit hingga benar-benar tidak lagi tampak. Dan berharap besoknya akan ada lagi sosok yang membawakan balon keceriaan itu.

 Kini, sosok pembawa balon keceriaan itu harus bersaing dengan canggihnya alat dalam genggaman anak-anak itu. Anak-anak yang tidak lagi menggenggam balon dengan erat, melainkan gadget yang selalu didekap. Namun ia tidak berhenti mengayuh pedalnya setiap hari, dengan balon-balon keceriaan terikat dibalik bangkunya. Tetap berharap mampu membawa warna-warni keceriaan itu kembali kepada anak-anak. Baginya selalu ada harapan.

All about my special moments, stories, thoughts, or anything.

Your Number!

Categories

Who is "A"?

Foto saya
Pontianak, Kalimantan Barat, Indonesia
Hello, there! I'm a medical practitioner, hmm but not really... hahaha. It's a pleasure for me to get you here, visitors!

Contact Me

Nama

Email *

Pesan *

To get the latest update of me and my works

>> <<